BAGAIMANA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EKONOMI DAPAT TERCAPAI?

Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi diukur dengan peningkatan produk domestik bruto (PDB), yang didefinisikan sebagai nilai gabungan dari semua barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara dalam satu tahun.

Banyak kekuatan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Namun, tidak ada faktor tunggal yang secara konsisten memacu pertumbuhan sempurna atau ideal yang dibutuhkan untuk suatu perekonomian.

Sayangnya, resesi adalah fakta kehidupan dan dapat disebabkan oleh faktor-faktor eksogen seperti peristiwa geopolitik dan geo-finansial. Politisi, pemimpin dunia, dan ekonom telah banyak memperdebatkan tingkat pertumbuhan yang ideal dan bagaimana mencapainya.

Sangat penting memang untuk mempelajari bagaimana pertumbuhan serta perkembangan ekonomi dapat terjadi. Artinya apa atau siapa peserta yang membuat ekonomi bergerak maju. Pertumbuhan ekonomi seringkali didorong oleh belanja konsumen dan investasi bisnis itu sendiri.

Faktor Penunjang Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi

Suatu kejadian sederhana, misalnya Anda ingin memiliki rumah baru berpengaruh untuk pertumbuhan serta perkembangan ekonomi. Maka banyak proses yang berpengaruh bagi orang lain. Mulai dari kontraktor hingga pekerja konstruksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi.

Bisnis juga menggerakkan ekonomi ketika mereka mempekerjakan pekerja, menaikkan upah, dan berinvestasi dalam mengembangkan bisnis mereka. Ketika suatu perusahaan membeli pabrik baru atau berinvestasi dalam teknologi baru turut menciptakan lapangan kerja, pengeluaran, yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi.

TRENDING :  ASURANSI MOBIL SYARIAH MENJAMIN RISIKO SESUAI HUKUM SYARIAT

Faktor-faktor lain juga membantu mempromosikan pengeluaran dan kemakmuran konsumen dan bisnis. Bank, misalnya, meminjamkan uang kepada perusahaan dan konsumen. Karena bisnis memiliki akses ke kredit, mereka mungkin membiayai fasilitas produksi baru, membeli armada truk baru, atau memulai lini produk atau layanan baru.

Pengeluaran dan investasi bisnis, berdampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi perusahaan yang terlibat. Namun, pertumbuhan juga meluas ke mereka yang melakukan bisnis dengan perusahaan, termasuk dalam contoh di atas, karyawan bank dan pabrik truk.

Cara Mengembangkan Perekonomian Agar Bisa Tecapai

Adanya pemotongan pajak bisa berguna untuk mengembalikan lebih banyak uang ke kantong konsumen. Idealnya, konsumen ini membelanjakan sebagian dari uang itu di berbagai bisnis, yang meningkatkan pendapatan, arus kas, dan keuntungan bisnis.

Dengan memiliki lebih banyak uang tunai berarti perusahaan memiliki sumber daya untuk mendapatkan modal, meningkatkan teknologi, tumbuh, dan berkembang. Semua tindakan ini meningkatkan produktivitas, yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.

Seperti halnya stimulus yang digunakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, seringkali sulit untuk menentukan seberapa besar pertumbuhan yang diciptakan oleh stimulus dan seberapa banyak yang dihasilkan oleh faktor-faktor lain dan kekuatan pasar.

TRENDING :  INI 5 TIPS KLAIM ALLIANZ ASURANSI MOBIL AGAR KLAIM CEPAT DITERIMA

Cara lainnya ialah deregulasi, yakni pelonggaran aturan dan regulasi yang diberlakukan pada industri atau bisnis. Peraturan yang ketat lebih berdampak untuk membatasi bisnis dan mencegah mereka tumbuh dan beroperasi dengan kemampuan penuh mereka.

Menggunakan infrastruktur untuk memacu perkembangan ekonomi bisa juga menjadi salah satu faktor penting. Pengeluaran infrastruktur terjadi ketika pemerintah membangun atau memperbaiki struktur fisik dan fasilitas yang dibutuhkan untuk perdagangan dan masyarakat.

Infrastruktur ini meliputi jalan raya, jembatan, pelabuhan, dan sistem saluran pembuangan. Dengan memiliki infrastruktur terbaik turut meningkatkan produktivitas dengan memungkinkan bisnis beroperasi seefisien mungkin.

Misalnya, ketika jalan dan jembatan berlimpah dan berfungsi dengan baik, truk menghabiskan lebih sedikit waktu duduk di lalu lintas, dan mereka tidak harus mengambil rute memutar untuk melintasi saluran air.

Selain itu, pengeluaran infrastruktur menciptakan lapangan pekerjaan. Ini juga mampu melahirkan pertumbuhan ekonomi baru. Misalnya, pembangunan jalan raya baru dapat mengarah pada investasi lain dalam hal pertumbuhan dan perkembangan ekonomi seperti pembukaan POM bensin dan toko.