JENIS DAN RESEP MAKANAN LEBARAN KHAS JAWA YANG UNIK

Masakan lebaran khas Jawa selalu dinanti-nantikan terutama bagi Anda saat merantau ke luar pulau dan tidak terbiasa dengan masakan rumahan. Ragam Indonesia memang menjadikan banyak masakan khas daerah.

Jawa menjadi salah satu daerah dengan berbagai keunikan kuliner dan diminati oleh penduduk di luar pulaunya. Tidak hanya itu, masyarakat Jawa sendiri seringkali rindu dengan berbagai makanan khas Jawa.

Makanan khas Jawa memang beraneka ragam, mulai dari ringan, berat, pedas, segar, dan lain sebagainya. Namun, masakan khas Jawa memang didominasi dengan ciri khasnya, yaitu rasa pedas.

Rekomendasi Resep Makanan Lebaran Khas Jawa Unik

Jika Anda tidak suka makanan pedas, jangan khawatir, karena masih banyak jenis makanan khas Jawa yang unik namun tidak mengandung cabe. Berikut rekomendasi makanan Jawa yang biasa disajikan saat lebaran.

1.      Rengginang

Kerupuk satu ini cukup menarik minat banyak orang. Karena selain gurihnya yang bikin nagih, Rengginang juga memiliki sebuah ciri khas unik mengenai keberadaannya di kaleng Kong Huan.

Tidak semua rumah memang menyajikan produk Kong Huan, beberapa ada yang hanya menggunakan kalengnya untuk tempat Rengginang. Meski begitu, Anda tetap enjoy menikmatinya. Lantas, bagaimana cara membuat rengginang yang lezat?

Pertama, siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, yaitu beras ketan, garam, gula, air, bawang putih, serta terasi bakar. Jangan lupa untuk mencuci beras ketan dan merendamnya selama satu jam.

Setelah semua bahan siap, Anda bisa mulai membuatnya. Langkah awalnya, yaitu letakkan beras ketan di kukusan selama 15 menit. Letakkan ketan yang sudah di kukus pada wadah terpisah.

Sembari itu, campurkan berbagai bumbu halus, garam, gula, dan air. Aduk adonan sampai merata, kemudian rebus dan tunggu sampai mendidih. Setelah mendidih, campurkan adonan dengan beras ketan, lalu aduk rata.

Kukus kembali hasil campuran adonan selama 30 menit, sesuai estimasi tingkat kematangan yang baik dari adonan rengginang. Selesai dikukus, letakkan di wadah seperti nampan, lalu jemur hingga kering.

Setelah menjemur rengginang mentah hingga merata, Anda bisa menyalakan kompor untuk menggoreng rengginang, pastikan bahwa apinya da;am ukuran sedang agar proses kematangan kerupuk tersebut lebih sempurna.

2.      Keripik Tempe

Orang Jawa memang tidak terlepas dari tahu dan tempe. Kedua bahan makanan dari kedelai tersebut bisa diolah menjadi berbagai macam makanan atau bahkan camilan di hari raya.

Contohnya, keripik tempe. Saat lebaran, tempe dijadikan keripik untuk menemani jenis-jenis jajanan, seperti rengginang dan opak gambir. Gurihnya keripik tempe, membuat Anda terus mengambilnya dari toples, bersama dengan teh hangat.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat keripik tempe cukup mudah, diantaranya tempe dengan irisan tipis-tipis, tepung terigu, tepung beras, tepung tapioca, air, bawang putih, ketumbar, dan garam.

Cara membuatnya juga tidak sulit. Pertama, campurkan tepung terigu, beras, dan tapioca, serta bumbu halus. Tambahkan juga sedikit air sambil aduk adonan hingga sedikit mengental.

Selanjutnya, masukkan irisan tempe ke dalam adonan tepung basah, buat secara merata. Lalu, goreng tempe dengan minyak yang cukup banyak dan api sedang. Lakukan penggorengan hingga tempe berwarna coklat.

Setelah matang, tiriskan minyak dan letakkan di wadah yang cukup besar. Irisan tempe yang kecil-kecil akan menghasilkan keripik dalam jumlah banyak, sehingga dibutuhkan wadah besar.

Moment lebaran memang sangat dinanti-nantikan oleh kebanyakan orang, selain untuk bersilaturahmi, proses pembuatan berbagai makanan lebaran khas Jawa yang dilakukan jauh hari juga begitu menyenangkan saat dilakukan bersama-sama.