CARA MENGELOLA GAJI KARYAWAN PABRIK SECARA BIJAK

Permasalahan mengenai gaji karyawan pabrik di Indonesia menjadi sesuatu yang masih menjadi perdebatan dan problem untuk segera diselesaikan. Salah satu buktinya adalah selalu adanya demo mengenai masalah gaji ketika hari buruh tiba.

Sebagai seorang pegawai atau pekerja di sebuah pabrik, tentunya menginginkan kompensasi atas segala jerih payahnya. Tidak hanya tenaga, tetapi juga waktu dan pikirannya terkuras habis ketika dirinya bekerja. Namun terkadang upahnya tidak sesuai harapan.

Begitu juga bagi seorang perusahaan, memberikan upah juga harus mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari pengembangan perusahaannya, kapasitas produksi, dan pengeluaran perusahaannya. Di sisi lain, buruh juga harus dijaga agar tetap produktif.

Baca Juga : ASURANSI MOBIL TERBAIK

Proses Perusahaan Menentukan Gaji Karyawan Pabrik

Pertimbangan menentukan besaran upah tidaklah sembarangan, karena akan mempengaruhi berbagai sektor dalam perusahaan. Selain itu karyawan juga harus diperhatikan, mengingat kontribusinya juga besar, dan semakin tinggi pengembangan dirinya semakin produktif.

1.  Menentukan Gaji Berdasarkan Nilai Pasar

Cara paling mudah dalam menentukan berapa gajinya adalah dengan melihat di pasaran secara umum. Meskipun tidak mesti sama, tetapi dengan melihat informasi di pasaran bisa menentukan kisaran upah untuk karyawannya.

Cara melihatnya adalah menentukan jenis pekerjaannya. Ini bukan menjadi patokan resmi, tetapi memberikan range kepada perusahaan untuk menawarkan kepada calon karyawannya. Kesepakatan antara perusahaan dan karyawannya adalah gajinya.

2.  Pertimbangan Skala Upah dengan Kemampuan Perusahaan

Terkadang bagi bidang usaha baru, memberikan upah sesuai dengan penawaran pasar ternyata terlalu besar dan membebani perusahaannya. Salah satu langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menentukan skala upahnya.

Baca Juga : GAJI KARYAWAN ASTRA

Sehingga dari total keuntungan atau estimasi pendapatannya diberikan porsentase tertentu. Besarannya bisa lebih kecil dari penawaran di pasaran. Tetapi demi menjaga kondisi perusahaannya tetap stabil dan berkembang, ini bisa menjadi solusi terbaik.

3. Memberi Upah Berdasarkan Tingkat Kontribusi

Tiap jenis pekerjaan memiliki tingkat kontribusi tertentu bagi perkembangan perusahaannya. Berdasarkan kondisi ini, ada pertimbangan dalam memberikan upah bagi karyawannya sesuai dengan tingkat kontribusinya.

Efeknya adalah setiap orang memiliki besaran upah yang berbeda, bahkan dalam satu divisi juga memiliki besaran berbeda. Kondisi tersebut bisa memotivasi karyawannya agar semakin produktif dan mengefisiensikan dananya.

Tips Mengelola Gaji Karyawan Pabrik agar Tidak Cepat Habis

Terkadang berapapun besaran gajinya, tidak semua orang dapat mengelolanya dengan baik, akibatnya terasa kurang terus. Salah satu cara menghindarinya adalah memperbaiki cara mengelola keuangan atau pemasukannya, sehingga bisa lebih efektif.

Langkah pertama dalam mengelola pendapatan adalah dengan menentukan besaran pengeluaran setiap bulannya. Pastikan mencatat pengeluarannya, mulai dari belanja keperluan makan, hingga berbagai keperluan lainnya.

Catatan ini membantu untuk menentukan kemungkinan besaran pengeluaran berikutnya. Sehingga nantinya pendapatan bisa langsung dialokasikan untuk pengeluaran dan sisanya masuk ke tabungan. Teknik ini disebut sebagai zero budgeting.

Baca Juga : CARA KLAIM ASURANSI MOTOR

Kedua pastikan selalu memiliki jatah untuk ditabung, bisa ke tabungan biasa atau masuk ke sektor investasi. Sesuaikan dengan kebutuhan pendanaan Anda, apabila memerlukan uang segera, masukkan ke tabungan biasa saja.

Ketiga cobalah untuk mengontrol pola konsumsi, caranya adalah dengan mengurangi membelanjakan pada berbagai hal yang kurang penting. Cobalah berhemat, mencari diskon dan promo, serta mengurangi belanjanya. Sehingga pengeluaran tidak cepat habis.

Apabila memungkinkan cobalah mencari tambahan pekerjaan, sehingga ada alternatif sumber pendapatan baru. Hal ini akan memperkuat fondasi keuangan Anda.

Gaji memang menjadi salah satu harapan bagi seorang orang yang telah bekerja. Selain sebagai pemenuhan kebutuhan juga bisa digunakan untuk pengembangan diri. Karenanya gaji karyawan pabrik juga harus bisa dikelola dengan baik.